UMKM di Amerika dan Indonesia

UMKM di Amerika dan Indonesia

UMKM di Amerika dan Indonesia

Pada tanggal 28 Februari 2021, Reducates berencana untuk mengadakan Dialog Inspiratif # 41 pada jam 19:30-21:30 WIB dengan tema “UMKM di Amerika dan Indonesia: Pemetaan dan tantangan.” Webinar ini bertujuan untuk membicarakan persamaan dan perbedaan UMKM di Amerika dan Indonesia dan mencari titik temu yang bisa dikerjasamakan bagi pelaku usaha diaspora Indonesia dan pemilik UMKM di Indonesia. UMKM merupakan salah satu sektor usaha terbesar untuk memajukan ekonomi Amerika. Menurut Small Business Trends, jumlah UMKM ada sebanyak 30.748.033 dan memperkerjakan kira-kira 59.915.217 orang (1). Daya tahan dari para UMKM ini beragam. Perusahaan yang bisa bertahan pada tahun pertama berkisar 80%, sementara pada tahun kedua bisa mencapai 70 persen. Pada tahun kelima perusahaan yang bertahan ada berkisar 50 persen (2). Industri yang punya daya tahan dan saing yang tinggi dalam market Amerika meliputi:

Servis lainnya  (4,369,360)

Servis bidang professional, Sain and teknik  (4,243,655)

Konstruksi  (3,153,318)

Real Estate, Sewa and Kredit  (2,976,866)

Jualan di toko (2,652,398)

Kesehatan dan bantuan sosial (2,611,113)

Administrasi, Support and Managemen sampah  (2,419,721)

Transportasi and Gudang  (2,044,156)

Seni, Entertainment and Hiburan  (1,509,282)

Keuangan dan Asuransi  (953,064)

Akomodasi and Servi Makanan  (908,281)

Servis pendidikan  (808,345)

 

Dengan melihat jenis-jenis industri yang laku di pasaran Amerika, pemetaan barang-barang UMKM Indonesia yang akan memasuki Amerika perlu mempertimbangkan pasar Amerika. Ekplorasi mengenai market Amerika dan apa yang bisa dilakukan dalam memajukan UMKM Indonesia telah diinisiasi baik oleh pemerintah, swasta, maupun diaspora. Dalam kesempatan webinar ini, kita akan belajar mengenai pemetaan, kesempatan, dan tantangan dalam berbisnis dalam luang lingkup UMKM yang dilakukan oleh diaspora Indonesia. Para pembicara adalah (1) Novi Paluch, CEO, Sasmita Batik, Buffalo, New York, (2) Nuning Hallett, Perkumpulan UMKM Bumi Alumni, Jakarta, dan (3) Vanny Tousignat, Designer and CEO for Vanyo Fashion, Founder, dan Producer of International Fashion and Arts Week NY. Moderator acara ini adalah Wisnu Effendi dari BIG Indonesia / PIEGL Zhejiang University, Hangzhou, PRC.

Comments
There are no comments yet.
Authentication required

You must log in to post a comment.

Log in